Proposal Pendirian Media Sepakbola

Proposal Pendirian Media Sepakbola

A. IDENTIFIKASI PROBLEMATIKA

Selama ini media cetak sepakbola cenderung homogen, hanya menyajikan informasi seputar prediksi dan hasil pertandingan sepakbola. Akibatnya, audiens akhirnya mengakses hanya media cetak sepakbola yang sudah memiliki brand image kuat, misalnya tabloid.............. Pengalaman menunjukkan media cetak sepakbola baru yang memiliki isi hampir sama dengan ............. pada akhirnya mengalami kebangkrutan, ambil contoh tabloid ............. yang sudah tinggal nama, serta tabloid .............  yang sekarang hanya berusaha memperpanjang napas.
Isi media cetak sepakbola yang terfokus kepada kejadian di dalam lapangan membuat para penggemar sepak bola kurang memiliki pengetahuan tentang segala sesuatu di luar lapangan, misalnya perkembangan formasi tim, strategi pelatih, kehidupan fans, hingga game yang bertemakan sepakbola. Padahal, sekarang sepakbola sudah menjadi budaya yang memiliki banyak unsur, bukan sekedar permainan di atas lapangan rumput.
Di sisi lain, penggemar sepakbola juga semakin pintar. Mereka tidak lagi hanya menjadi penonton yang pasif yang hanya menonton pertandingan saja, tetapi juga bersikap sebagai seorang analis. Penggemar sepakbola juga seringkali tidak hanya suka menonton pertandingan, tetapi juga bermain di lapangan serta bermain game sepakbola. Adalah patut disayangkan ketika antusiasme semacam itu menjadi kurang didukung oleh media yang dapat dijadikan referensi. Padahal, jumlah fans sepakbola tidaklah sedikit. Ini misalnya dapat dilihat dari jumlah anggota fans club. ………….. (suporter …………..) memiliki anggota sekitar 15.000 orang, …………..  (suporter …………..) memiliki anggota 11.000 orang, ………….. (suporter …………..) beranggotakan sekitar 6.000 orang, dan masih banyak lagi perkumpulan suporter lainnya. Memang, sebagian suporter belum tentu merupakan suporter yang ingin “cerdas” dalam menonton sepakbola, tetapi data di atas setidaknya menunjukkan betapa besarnya jumlah serta antusiasme penggemar sepakbola.
Selain itu, media tersebut juga dapat dijadikan referensi tidak hanya bagi penggemar sepakbola tetapi juga pemain dan pelatih sepakbola. Di Pulau Jawa saja, terdapat basis klub dan penggemar sepakbola yang berlaga di Divisi Utama, di Divisi Satu, serta di Divisi II  Liga Indonesia. Jika di setiap klub rata-rata memiliki tiga puluh oang pemain dan beberapa staf pelatih, maka jumlahnya mencapai ratusan bahkan ribuan orang.

B. SOLUSI
Solusi untuk mengatasi problematika di atas adalah menerbitkan media cetak sepakbola yang menyajikan informasi dan referensi tentang hal-hal di luar lapangan. Media cetak yang dimaksud harus mampu menyajikan rubrik yang membuat penggemar sepakbola menjadi cerdas dalam menganalisis sebuah pertandingan, serta memperkaya wawasan tentang segala sesuatu yang terjadi di luar pertandingan. Dengan demikian, para penggemar sepabola dan bahkan pemain profesional dapat meningkatkan pengetahuan mereka.

C. JENIS MEDIA

a. Jenis Media
.............! akan diterbitkan dalam bentuk majalah. Pemilihan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan:
1. Format ini relatif lebih awet, tidak mudah rusak, mudah dibawa (portable) serta lebih menarik daripada format lain semacam koran atau tabloid.
2. Selain itu, isi majalah .............! yang sebagian besar merupakan analisis memerlukan waktu penyusunan yang tidak sebentar serta halaman yang tidak sedikit, karena kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan. Hal tersebut dapat dipenuhi oleh karakter majalah.
3. Format majalah memungkinkan dibuatnya format bundel pada akhir tahun sehingga sangat berguna bagi dokumentasi.

b. Nama Media
Nama yang dipilih adalah .............! Alasan pemilihan adalah karena kata “.............” sangat identik dengan sepakbola serta mudah diingat. ............. merupakan sesuatu yang selalu ditunggu serta merupakan tujuan permainan sepakbola. Tanda seru (!) di belakang kata “.............” menunjukkan adanya semangat dan antusiasme yang selalu ada dalam sepakbola.
Filosofi inilah yang coba diadaptasi ke majalah .............! Majalah ini diharapkan selalu ditunggu dan memberikan kepuasan tersendiri, seperti ............. dalam permainan sepakbola.

D. PARADIGMA YANG DIGUNAKAN
Dalam dunia penerbitan media massa, terdapat dua paradigma yang dikenal. Paradigma tersebut akan menjadi arah kehidupan media massa.
a. Paradigma yang pertama adalah paradigma misionaris. Paradigma ini memiliki ciri-ciri antara lain :
1. Berorientasi top-down (komunikator > komunikan)
2. Tidak dijual/gratis (tidak untuk tujuan mencari keuntungan)
3. Iklan berorientasi sosial/pelayanan
4. Distribusi terbatas/kelompok terbatas
5. Contoh: media ormas, media corporate, media parpol, pemda, asosiasi dan sebagainya
b. Paradigma kedua adalah paradigma pasar yang memiliki ciri-ciri :
1. Orientasi pasar (konsumen -> pengelola)
2. Dijual untuk mencari keuntungan
3. Iklan berorientasi komersial/mencari keuntungan
4. Distribusi luas atau terbatas (memiliki potensi ekonomi tinggi)
5. Contoh: seluruh media yang dijumpai di pasar

Dengan mengacu kepada latar belakang dan tujuan pendirian, majalah .............! akan menggunakan paradigma pasar. Majalah .............! akan selalu mencari tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan pembacanya, serta berusaha menyediakan informasi untuk memenuhi kebtuhan dan keinginan tersebut. Dengan kata lain, model komunikasi yang diadopsi adalah model komunikasi bottom up, dari konsumen kepada pengelola majalah. Selain itu, penjualan majalah .............! diarahkan untuk selalu menghasilkan profit semaksimal mungkin bagi perusahaan.





E. SASARAN/SEGMENTASI PEMBACA

a. Pendekatan secara demografis
Target audiens yang akan disasar adalah pria dengan usia 22 s.d 40 tahun. Ini dikarenakan sebagian besar penggemar sepakbola adalah pria. Sedangkan kisaran usia di atas dipilih karena pada usia tersebut biasanya orang sudah bekerja dan memiliki penghasilan sendiri sehingga tidak keberatan membeli majalah. Pada usia tersebut juga diasumsikan penggemar sepakbola tidak hanya lagi sebatas pada level menonton, tetapi juga sudah mengerti untuk menganalisis permainan sepakbola.
Usia dan jenis kelamin di atas juga merupakan rentang usia pemain dan pelatih sepakbola yang juga merupakan target audiens. Seorang pemain dan pelatih tentu akan melihat permainan sepakbola secara lebih dalam. Selain itu, dari segi ekonomi, dia tentu memiliki penghasilan sendiri.
Dari segi ekonomi, target audiens yang disasar adalah mereka dengan status ekonomi menengah ke atas (A dan B). Ini karena majalah tidak berharga semurah koran atau tabloid. Hanya orang dengan status ekonomi A dan B yang potensial mengeluarkan uang untuk membeli majalah.

b. Pendekatan secara geografis
Majalah .............! akan didistribusikan ke daerah di pulau Jawa saja, terutama di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Lokasi tersebut dipilih karena sebagian besar penduduknya termasuk golongan ekonomi menengah ke atas serta merupakan basis penggemar dan klub sepakbola.

c. Pendekatan secara psikografis
Majalah akan ditargetkan pada calon audiens yang menggemari sepakbola, tetapi tidak hanya sekedar menonton, melainkan ingin mengetahui lebih jauh dunia di luar lapangan. Misalnya strategi pelatih, perkembangan formasi klub, sampai game sepakbola. Ini berarti majalah .............! ditujukan kepada mereka yang memang benar-benar menyukai dan mengerti tentang sepak..............



F. RUBRIKASI

a. Kick Off
Kata “kick off” berarti dimulainya sebuah pertandingan. Rubrik ini berisi tulisan dari redaksi sebagai pengantar.

b. Starting Line-Up
Artinya adalah formasi yang diturunkan sebuah tim ketika memulai sebuah laga. Rubrik ini berisi daftar isi berita yang disajikan dalam majalah.

c. FanZone
Berisi surat-surat atau e-mail dari pembaca. Satu surat terbaik akan mendapat hadiah berupa merchandise klub.

d. Sistem Off Play
Istilah “sistem off play” artinya adalah formasi yang biasanya diterapkan seorang pelatih, dalam arti formasi baku sebuah klub. Rubrik ini berisi formasi tim sepakbola (misal 4-4-2, 3-5-2, 4-3-1-2, dsb) beserta analisisnya, misal siapa penemunya, kelebihan dan kelemahan formasi, karakter pemain yang cocok dengan formasi, serta contoh skema penerapannya di lapangan.

a. Liga Italia
Liga Italia merupakan menu/ bagian di halaman awal dibanding liga-liga lain. Ini karena jumlah penggemar Liga Italia relatif lebih banyak dibanding liga lain. Bagian ini terdiri atas beberapa rubrik :

1. Catenaccio
Nama “catenaccio” merujuk kepada sistem permainan khas Italia, baik pada klub maupun tim nasionalnya, yaitu sistem yang menitikberatkan pada pertahanan (sering juga disebut “taktik gerendel”). Rubrik ini yang berisi sepak terjang satu klub di Liga Italia dan strategi yang dilakukan, berikut contoh-contohnya misal formasi tim, desain permainan dalam melakukan pertahanan, dsb.


2. Allenatore
“Allenatore” adalah bahasa Italia yang berarti berarti pelatih. Rubrik ini berisi analisis tentang seorang pelatih di Liga Italia, track record yang dimiliki, dan strategi yang diterapkan.

3. Trequarista
“Trequarista” artinya posisi pemain kunci di belakang striker utama, fungsinya adalah sebagai pemimpin tim dan “sutradara” permainan. Rubrik trequarista berisi informasi seorang pemain penting di Liga Italia berikut analisis tentang permainannya di lapangan.

b. Liga Inggris
1. Kick And Rush
Nama “kick and rush” merujuk kepada sistem permainan khas Inggris, baik pada klub maupun tim nasionalnya yang telah terpatron selama ratusan tahun. Rubrik ini berisi sepak terjang satu klub di Liga Inggris dan strategi yang dilakukan, berikut contoh-contohnya misal formasi tim, desain permainan dalam melakukan serangan, dsb.

2. Skipper
“Skipper” merupakan posisi pemain di barisan gelandang tengah, fungsinya sangat sentral untuk menjaga keseimbangan permainan antara menyerang dan bertahan. Rubrik skipper berisi informasi seorang pemain penting di Liga Inggris berikut analisis tentang permainannya di lapangan.

3. The Gaffer
“Gaffer” artinya pelatih sekaligus manajer, fenomena ini sudah sangat wajar di Liga Inggris. Rubrik ini berisi analisis tentang seorang pelatih di Liga Inggris, track record yang dimiliki, dan strategi yang diterapkan.

c. Liga Spanyol
1. Jogo Bonito
“Jogo Bonito” sebenarnya adalah gaya permainan khas Brazil yang mengutamakan keindahan bermain dengan skill tinggi. Namun, gaya ini banyak diadaptasi klub-klub di Liga Spanyol, bahkan juga sudah terbawa ke tim nasional negara tersebut. Rubrik ini berisi sepak terjang satu klub di Liga Spanyol dan strategi yang dilakukan.

2. Etrenador
“Etrenador” berasal dari bahasa Spanyol yang artinya pelatih. Rubrik ini berisi analisis tentang seorang pelatih di Liga Spanyol, track record yang dimiliki, dan strategi yang diterapkan.

3. Jugador
“Jugador” adalah kata dalam bahasa Spanyol yang artinya pemain sepakbola. Rubrik jugador berisi informasi seorang pemain penting di Liga Inggris berikut analisis tentang permainannya di lapangan.

d. Liga Champions
Liga Champions merupakan turnamen antar klub terbaik di seantero Eropa. Klub-klub teratas dari masing-masing liga berhak ikut kompetisi ini. Liga Champions adalah kompetisi klub antar negara yang terbaik di dunia, mengingat klub-klub top berbasis di Eropa.

1. Star Club
Rubrik yang berisi sepak terjang satu klub di Liga Champions dan strategi yang dilakukan. Ulasan tentang strategi ini akan menjadi menarik sebab setiap klub akan menghadapi lawan dengan bermacam-macam gaya permainan (karena berbeda asal negara).

2. Star Player
Rubrik star player berisi informasi seorang pemain penting di Liga Champions berikut analisis tentang permainannya di lapangan.

3. Coach
Rubrik ini berisi analisis tentang seorang pelatih di Liga Champions, track record yang dimiliki, dan strategi yang diterapkan.

4. Set Piece
Set piece adalah istilah sepakbola, mengacu kepada kejadian dalam permainan sepakbola yang merupakan hasil sebuah rancangan sebelumnya di luar lapangan. Sesuai dengan namanya, rubrik ini akan membahas terjadinya ............., umpan antar pemain (umpan satu-dua), serta peristiwa lainnya yang merupakan hasil rancangan matang (set piece).

5. Soccer Secret
Rubrik ini berisi peristiwa atau hal-hal lainnya yang tidak banyak diketahui oleh penggemar sepakbola, misalnya tentang kebiasaan aneh klub atau pemain, hal-hal unik di luar lapangan, dan sebagainya.

6. Injury
Rubrik ini berisi informasi tentang cedera yang mungkin terjadi dalam sepakbola serta penanganannya, disertai dengan contoh kejadian/ pemain yang terkena cedera.

7. Offside
Offside merupakan kejadian di mana pemain dinyatakan melakukan pelanggaran karena kesalahan posisi yang dilakukan. Rubrik ini berisi gambar-gambar atau ilustrasi lucu tentang sepakbola. Gambar ini bisa berasal dari ilustrator majalah dan juga kiriman dari pembaca.

8. Yellow Card
Rubrik ini berisi aturan-aturan resmi sepakbola yang dikeluarkan badan sepakbola dunia (FIFA).

9. Soccer Games
Rubrik ini berisi informasi tentang game sepakbola, antara lain informasi game terbaru dan tips bermain. Jumlah game sepakbola yang mencapai sekitar 20 setiap tahunnya menjadi bahan yang lebih dari cukup untuk diulas.

1. Kick Off : 1 halaman
2. Starting Line-Up : 1 halaman
3. FanZone : 2 halaman
4. Sistem Off Play : 8 halaman


e. Liga Italia
1. Catenaccio : 6 halaman
2. Allenatore : 3 halaman
3. Trequarista : 3 halaman
f. Liga Inggris
1. Kick And Rush : 6 halaman
2. Skipper : 3 halaman
3. The Gaffer : 3 halaman
g. Liga Spanyol
1. Jogo Bonito : 6 halaman
2. Etrenador : 3 halaman
3. Jugador : 3 halaman
h. Liga Champions
1. Star Club : 6 halaman
2. Star Player : 3 halaman
3. Coach : 3 halaman
4. Set Piece : 4 halaman
5. Soccer Secret : 2 halaman
6. Injury : 2 halaman
7. Offside : 1 halaman
8. Yellow Card : 2 halaman
9. Soccer Games : 4 halaman
10. Iklan (20% dari
11. halaman rubrik) : 15 halaman
+
Total   90 halaman

Tambahan:
1. Untuk edisi majalah .............! ketika ada Piala Dunia atau Piala Eropa (yang berarti tidak ada kompetisi liga), bagian/menu Liga Italia, Liga Inggris dan Liga Spanyol masing–masing diganti dengan pembahasan tentang satu negara peserta Piala Dunia atau Piala Eropa. Adapun rubriknya sama, yaitu tentang strategi (nama rubriknya “the formation”), pemain kunci (nama rubriknya “star player”), serta pelatih (nama rubriknya “coach”). Adapun rubrik-rubrik yang lain tetap sama.
2. Untuk edisi majalah .............! ketika libur kompetisi (bulan Juli s.d pertengahan Agustus), isi majalah akan membahas klub, pemain, dan pelatih yang menonjol di musim kompetisi yang baru saja selesai.

G. STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi majalah .............! secara umum dibagi menjadi tiga yaitu bagian keredaksian, bagian produksi (percetakan) dan bagian perusahaan. Adapaun jabatan-jabatan dalam majalah .............! adalah sebagai berikut :

a. Pemimpin Umum
Seorang pemimpin umum membawahi pemimpin redaksi, kepala produksi, dan manajer perusahaan. Ia juga bertanggung jawab atas keseluruhan organisasi majalah serta penentuan kebijakan, baik internal maupun eksternal.

b. Bagian Keredaksian
1. Pemimpin Redaksi
Seorang pemimpin redaksi bertanggung jawab terhadap segala proses perencanaan dan eksekusi kegiatan redaksional, serta arah dan pelaksanaan kebijakan keredaksian.

2. Redaktur Pelaksana
Posisi ini berada di bawah pemimpin redaksi. Bertugas mengkoordinasi tugas redaktur, staf redaksi, dan riset foto serta melakukan editing tahap II.

3. Redaktur
Bertugas mengkoordinasi tugas staf redaksi dan riset foto serta melakukan editing tahap I.

4. Staf Redaksi
Bertugas mencari data dan fakta, melakukan liputan, wawancara serta menulis berita.



5. Riset foto
Bagian riset foto bertugas mencari dan mendokumentasikan foto-foto, baik yang diambil sendiri maupun mengambil/ mengutip dari media lain.

6. Koresponden
Koresponden adalah mereka yang tinggal di negara tempat liga diliput yaitu di Ialia, Inggris, dan Spanyol. Para koresponden ini nantinya menyumbang satu rubrik berita setiap bulannya.

c. Bagian produksi
1. Kepala produksi
Bertanggung jawab atas proses produksi, membawahi bagian layout dan percetakan-dokumentasi.

2. Layout
Bertugas mengurusi desain fisik majalah.

3. Pencetakan dan dokumentasi
Bertugas mengurusi masalah pencetakan dan penyimpanan/dokumentasi majalah.


d. Bagian perusahaan
1. Manajer
Seorang manajer bertanggung jawab terhadap urusan yang berhubungan dengan posisi majalah sebagai sebuah entitas bisnis, di luar masalah keredaksian.

2. Administrasi/ keuangan
Bertugas mengurusi lalu lintas (pemasukan dan pengeluaran) uang perusahaan.

3. Iklan
Bagian ini bertugas mencari dan berhubungan dengan klien pemasang iklan.

4. Sirkulasi dan distribusi
Bertugas mengatur dan menjalankan distribusi sehingga majalah dapat sampai kepada pembaca tepat waktu, serta bertanggung jawab terhadap hubungan dengan agen.

5. Promosi dan kehumasan
Bertanggung jawab mengurusi maslaah promosi majalah. Selain itu juga bertugas membangun dan membina hubungan baik dengan pihak intern maupun ekstern perusahaan dengan tujuan menciptakan citra positif.

6. Riset department
Bagian ini berbeda dan terlepas dari bagian “riset foto” di atas. Riset department bertugas untuk melaksanakan riset guna mencari tahu karakter pembaca dan apa yang diinginkan. Selain itu, bagian riset juga bertanggung jawab melakukan survei atau polling kepada pembaca.

7. Kepegawaian
Bertanggung jawab memantau dan meningkatkan kualitas kerja karyawan. Bagian kepegawaian juga bertugas sebagai pusat data tentang karyawan, melakukan rekruitmen, serta menjadi pengawas disiplin karyawan.
Pemimpin Umum : ….. orang
Bagian Keredaksian
Pemimpin Redaksi : ….. orang
Redaktur Pelaksana : ….. orang
Redaktur : ….. orang
Staf Redaksi : ….. orang
Riset foto : ….. orang
Koresponden : ….. orang
Bagian produksi
Kepala produksi : ….. orang
Layout : ….. orang
Pencetakan dan dokumentasi : ….. orang

Bagian perusahaan
Manajer : ….. orang
Administrasi/ keuangan : ….. orang
Iklan : ….. orang
Sirkulasi dan distribusi : ….. orang
Promosi dan kehumasan : ….. orang
Riset department   : ….. orang
Kepegawaian : ….. orang
     +
              Jumlah           ….. orang

H. KARAKTERISTIK MEDIA
a. Bentuk fisik
1. Ukuran : ……. mm x ……. mm
2. Posisi : Tegak atau vertikal
3. Tebal halaman : ……. halaman
4. Jenis kertas :
5. Sampul : Lux paper ……. gram
6. Isi : Lux paper v gram
7. Warna : Full color
Untuk desain majalah, lihat lampiran!
b. Harga : Rp………………..
c. Oplah :……. eksemplar
d. Ciri khas :
Ciri khas majalah ini adalah tidak berisi informasi prediksi dan hasil pertandingan seperti media cetak sepakbola kebanyakan. Majalah ini akan lebih banyak menyajikan analisis yang mendalam di luar prediksi dan hasil pertandingan.
Ciri khas lain adalah dalam penyajian cover, majalah ini tidak selalu menggunakan gambar pemain sepakbola (seperti yang selama ini sering terjadi), tetapi juga pelatih, suporter, bahkan stadion.
e. Waktu penerbitan
Majalah akan terbit satu bulan sekali.

I. PROMOSI, PEMASARAN, DAN DISTRIBUSI
a. Promosi
Sebagai majalah yang baru saja muncul, .............! harus terlebih dahulu memperkenalkan diri kepada khalayak. Hal ini bertujuan membangun brand awareness, brand image, sampai kepada brand loyalty dengan berusaha mendapatkan pembaca sebanyak mungkin. Strategi promosi yang dilakukan antara lain :
1. Pembagian edisi pertama dan kedua secara gratis sebanyak 10% dari keseluruhan produksi. Pembagian ini dilakukan kepada klub, PSSI, serta asosiasi suporter sepak.............. Dengan strategi ini diharapkan penyebaran popularitas .............! akan berlangsung secara cepat dan luas di kalangan penggemar maupun pemain dan pelatih sepakbola.
2. Menjadi sponsor acara-acara yang berhubungan dengan sepakbola, misal turnamen sepakbola, turnamen futsal, lomba freestyle, dan sebagainya.
3. Memasang iklan di berbagai media :
Televisi, terutama dalam acara sepakbola, misal pertandingan di Liga Italia, Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Champions.
Media cetak, terutama media cetak yang berhubungan dengan sepakbola, misal tabloid ............., majalah ............. Vaganza, Tabloid Soccer,dan harian Top Skor. Pemasangan ini juga dapat berupa barter, artinya .............! memasang iklan di media cetak lain, begitu pula sebaliknya.
Media luar ruang, misal baliho, spanduk, dan poster  di jalan-jalan utama, serta billboard di tepi lapangan saat pertandingan.
Membuat website : www.majalah-..............com, serta beriklan di website lain yang berhubungan dengan sepakbola.

b. Pemasaran/ Distribusi
Majalah .............! akan dipasarkan lewat tempat-tempat strategis:
1. Toko Buku: Gramedia, Gunung Agung, dsb.
2. Mall: Ciputra Mall, Anggrek Mall, dsb.
3. Agen-agen penjualan
4. Toko penjual majalah eceran
Adapun calon pengiklan yang potensial antara lain :
a. Produk-produk perlengkapan sepak............. terutama sepatu dan kostum, misal merek ….., ……., ……., ……., ……., dan sebagainya.
b. Produk minuman energi, misal ……., ……., ……., dan sebagainya.
c. Produk rokok, misal ……., ……., dan sebagainya.
d. Produk makanan/minuman yang identik dengan sepakbola, misal ……. (kacang), dan sebagainya.
e. Tempat-tempat untuk nonton bareng, misal CafĂ© ……., dan sebagainya.
Porsi halaman iklan ditetapkan 15% dari keseluruhan halaman rubrik.

J. BUDGETING
Modal awal (pinjaman dari bank): Rp……………………….
Estimasi biaya bulan pertama
a. Biaya tetap
1. Sewa gedung (12 bulan): Rp……………………….
2. Biaya percetakan: Rp……………………….
3. Biaya liputan: Rp……………………….
4. Biaya distribusi: Rp……………………….
5. Biaya peralatan kantor
(perabot, komputer, dsb): Rp………………………
6. Kegiatan promosi: Rp……………………….
7. Biaya gaji (rincian terlampir): Rp……………………….
Komisi agen Rp………….x 30.000: Rp……………………….
b. Biaya variabel
1. Biaya internet: Rp……………………….
2. Biaya listrik, telepon, fax dan air: Rp……………………….
3. Biaya perlengkapan kantor  
(kertas, alat tulis, dsb): Rp……………………….
4. Riset awal: Rp……………………….
5. Biaya CSR: Rp……………………….
6. Biaya tak terduga: Rp……………………….
    +
Rp……………….
Keterangan :  
1. Biaya internet sangat besar karena informasi lebih banyak diperoleh lewat internet sebab informasi yang diliput terjadi di luar negeri. Biaya liputan hanya meliputi pengumpulan informasi dari orang tertentu di lingkup Pulau Jawa, serta pembelian buku-buku atau literatur untuk menulis berita.
2. Pendirian perusahaan dilakukan awal bulan dan pada akhir bulan sudah memproduksi majalah karena waktu penerbitan adalah minggu keempat tiap bulan. Artinya, dalam bulan pertama perusahaan sudah memiliki penghasilan dan menggaji karyawan.
3. Biaya promosi bulan pertama sangat besar karena majalah baru saja “lahir”. Biaya promosi bulan selanjutnya lebih kecil, dengan asumsi audiens sudah mengenal majalah .............! lewat promosi besar-besaran di bulan pertama.

Estimasi biaya bulan kedua dan selanjutnya
a. Biaya tetap
1. Biaya percetakan (Rp……….. x ………..): Rp………..
2. Biaya liputan: Rp………..
3. Biaya distribusi: Rp………..
4. Biaya perawatan peralatan kantor
(perabot, komputer, dsb): Rp………..
5. Kegiatan promosi: Rp………..
6. Biaya gaji (rincian terlampir): Rp………..
7. Komisi agen Rp………..x 30.000: Rp………..
b. Biaya variabel
1. Biaya internet: Rp………..
2. Biaya listrik, telepon, fax dan air: Rp………..
3. Biaya perlengkapan kantor  
(kertas, alat tulis, dsb): Rp………..
4. Riset: Rp………..
5. Biaya CSR: Rp………..
6. Biaya tak terduga: Rp………..
 +
Rp………..

c. Biaya gaji

Pemimpin Umum: Rp………..
Bagian Redaksi
Pemimpin Redaksi: Rp………..
Redaktur Pelaksana: Rp………..
Redaktur: Rp………..
Staf Redaksi 5 x Rp………..: Rp………..
Riset foto: Rp………..
Koresponden 3 x Rp………..:   Rp………..
Kepala Produksi: Rp………..
Lay-out 2 x Rp………..: Rp………..
Pencetakan dan dokumentasi: Rp………..

Bagian Perusahaan
Manajer :Rp………..
Administrasi/ keuangan :Rp………..
Iklan           3 x Rp Rp……….. : Rp………..
Promosi dan kehumasan 2 x Rp Rp……….. : Rp………..
Sirkulasi dan distribusi 2 x Rp Rp……….. : Rp………..
Riset 2 x Rp Rp……….. : Rp………..
Kepegawaian 2 x Rp Rp……….. : Rp………..
+
 Rp………..

d. Pendapatan iklan :
Posisi halaman Ukuran Tarif
Halaman depan dalam 1 halaman Rp………..
Halaman belakang luar 1 halaman Rp………..
Halaman belakang dalam 1 halaman Rp………..
Halaman dalam (isi) 1 halaman Rp………..
½ halaman Rp………..
1 halaman depan dalam: Rp………..
1 halaman belakang luar: Rp………..
1 halaman belakang dalam: Rp………..
12 halaman dalam (isi)
6 x 1 halaman: Rp………..
12 x ½ halaman: Rp……….. +
Rp………..
e. Pendapatan penjualan
Rp……….. x 30.000: Rp………..

f. Perhitungan bulan pertama
1. Pendapatan bulan pertama
Karena masih bulan pertama, oplah penjualan dan pemasang iklan diasumsikan 50% dari oplah dan iklan maksimal, sehingga perhitungannya menjadi sebagai berikut:
Total pendapatan (penjualan dan iklan) Rp………..+ Rp………..=  Rp………..
2. Biaya bulan pertama
Karena masih bulan pertama, biaya gaji, biaya percetakan, biaya distribusi, dan biaya komisi agen bulan pertama diasumsikan 50% dari biaya yang maksimal sehingga pengeluaran bulan pertama menjadi Rp…………
3. Pendapatan persih bulan pertama
Total pendapatan+total biaya = Rp Rp………..- Rp………..
= - Rp……….. (rugi)
Kerugian tersebut ditutup dengan pinjaman bank
4. Kas bulan pertama
Pinjaman bank – kerugian = Rp………..– Rp………..
= Rp………..
g. Perhitungan bulan kedua dan seterusnya:
1. Total pendapatan
Pendapatan penjualan + pendapatan iklan= Rp………..+ Rp………..= Rp………..
2. Total biaya
Biaya tetap+biaya variabel = Rp………..

3. Pendapatan persih
Total pendapatan-total biaya
= Rp………..- Rp………..= Rp………..
4. Pendapatan persih setelah pajak
Pendapatan persih – pajak PPh 15 %
= Rp………..– (15% x Rp………..)
= Rp………..

h. Angsuran pinjaman bank
Jumlah pinjaman bank = pinjaman pokok + bunga

(Arsip pribadi Andriansyah).

Artikel Terkait

kata bijak

TAS, SEPATU, BAJU, DISTRO BANDUNG

alt/text gambar

TAS, SEPATU, BAJU, DISTRO BANDUNG

alt/text gambar

pesan hari ini